
Trik Tepat Mengemudi Di Jalanan Bebatuan Via Mobil Matic
Trik Tepat Mengemudi Di Jalanan Bebatuan Via Mobil Matic Karena Pada Umumnya Kendaraan Seperti Ini Terbilang Sulit. Tentu melewati jalanan di area bebatuan bukan sekadar uji nyali. Akan tetapi soal keterampilan, konsentrasi, dan kesiapan teknis. Terlebih lagi jika menggunakan mobil matic. Karena karakter transmisi otomatis berbeda dengan mobil manual. Sebelum melaju ke medan bebatuan, Trik Tepat Mengemudi pertama yang sering terlupakan justru yang paling penting: kenali medan yang akan di lalui. Perhatikan permukaan bebatuan apakah besar dan tajam, licin karena lumut, atau menanjak? Semakin tidak rata medan. Maka semakin cermat pula cara berkendara yang harus di terapkan. Selanjutnya, pastikan kondisi mobil anda siap tempur.
Cek tekanan ban, rem, serta sistem pendingin mesin. Ban yang kurang angin atau terlalu keras berisiko kehilangan traksi saat melalui batu-batu tajam. Sebaliknya, tekanan yang ideal akan membantu ban “menggenggam” permukaan jalan lebih stabil. Transmisi otomatis memang memberi kemudahan. Namun, tanpa pemahaman yang tepat, justru bisa membuat pengemudi kehilangan kendali. Karena itu, setelah mengenali medan. Maka pastikan pula anda memahami respon mobil matic pada gigi-gigi rendah. Misalnya, mode “L” (Low) dan “2”. Maka sangat berguna saat melintasi bebatuan berat. Karena ini salah satu Trik Tepat Mengemudi menjaga putaran mesin tetap stabil.
Teknik Berkendara: Traksi, Akselerasi, Dan Rem
Setelah persiapan matang, kini masuk pada inti Teknik Berkendara: Traksi, Akselerasi, Dan Rem. Perlu di pahami bahwa medan bebatuan membutuhkan keseimbangan antara traksi, akselerasi, dan penggunaan rem yang benar. Pertama, fokus pada traksi. Bila permukaan sangat tak rata, hindari menginjak gas secara tiba-tiba. Kelebihan tenaga justru bikin ban selip dan membuat mobil sulit di kendalikan. Solusinya, gunakan mode gigi rendah seperti “L” atau “2” guna menjaga putaran mesin tetap pada level yang cukup. Sehingga traksi ban lebih konsisten. Berikutnya, pada bagian menanjak dan turunan.
Maka mobil matic sangat terbantu dengan gigi rendah untuk menahan laju kendaraan. Tentunya tanpa harus sering menginjak rem. Ketika menanjak, biasakan memberikan sedikit tekanan pada gas secara stabil agar tidak kehilangan momentum, terutama saat ban harus “memanjat” bebatuan. Sementara itu, saat menurun di bebatuan curam. Maka hindari penggunaan rem secara berlebihan. Sebaiknya gunakan engine braking yaitu mengandalkan putaran mesin pada gigi rendah agar mobil melambat secara alami. Ini akan mencegah rem cepat panas dan kehilangan kemampuan pengereman (brake fade).
Kiat Mengatasi Hambatan Tak Terduga
Kiat Mengatasi Hambatan Tak Terduga. Tentunya mulai dari batu besar yang tiba-tiba muncul, lubang tersembunyi, hingga permukaan yang licin karena debu atau lumpur. Semua ini menuntut pengemudi untuk tetap tenang dan mampu mengambil keputusan cepat. Salah satu tips yang sangat berguna adalah mengurangi kecepatan saat mendekati bagian jalan yang tidak terlihat jelas. Kecepatan tinggi di bebatuan membuat mobil kehilangan pegangan. Dan memperbesar risiko ban terpental ke permukaan tajam. Lebih baik berjalan perlahan dan terkendali. Lalu, jika mobil mulai terasa “bergoyang” karena permukaan batu yang sangat tidak rata, jangan kaget. Tetap kendalikan setir dengan mantap dan hindari koreksi setir secara ekstrem. Gerakan setir kecil dan stabil lebih aman daripada mengubah arah secara drastis. Namun yang justru bisa membuat ban terlepas dari jalur traksi.
Perawatan Mobil Setelah Medan Bebatuan
Sesudah berhasil melewati area bebatuan, Perawatan Mobil Setelah Medan Bebatuan wajib kalian lakukan. Mobil anda membutuhkan pemeriksaan menyeluruh agar tidak ada komponen yang rusak atau aus akibat medan berat. Mulailah dengan memeriksa tekanan ban dan dinding ban. Bebatuan tajam berpotensi menyebabkan goresan atau bahkan tusukan kecil yang tidak langsung terasa. Selanjutnya, cek bagian bawah mobil. Tentunya mulai dari skid plate, as kopel, hingga pipa knalpot. Batu yang terangkat bisa membuat komponen bawah mobil mengalami benturan. Jangan lupa juga mengecek bagian suspensi dan roda kemudi. Getaran kuat dari permukaan bebatuan bisa memengaruhi alignment dan membuat handling mobil berubah. Terakhir, periksalah oli mesin dan sistem pendingin. Karena kerja mesin pada gigi rendah. Dan kecepatan lambat dalam waktu lama bisa menyebabkan suhu mesin meningkat selain penting memahami Trik Tepat Mengemudi.